BLOG

Mau Punya Rumah Bergaya Jepang? Ketahui Terlebih Dahulu Ciri Khas Rumah Jepang

Mau Punya Rumah Bergaya Jepang? Ketahui Terlebih Dahulu Ciri Khas Rumah Jepang

Daisan.swancity.id, TangerangMemiliki rumah berkonsep Jepang memang memberikan berbagai kelebihan, di antaranya desain rumah lebih menarik, rumah lebih fungsional dan minimalis. Sama seperti rumah dengan konsep dan model lainnya, rumah bergaya juga memiliki beberapa ciri khas yang khusus ada pada rumah bergaya Jepang.

Daisan Lavon Swancity merupakan salah satu perumahan yang berada di Tangerang. Selain memiliki lokasi yang amat strategis di Suvarna Sutera Boulevard, Daisan yang dikembangkan oleh Mitsubishi Residential Estate pengembang asal Jepang ini menawarkan konsep gaya hidup Jepang yang memiliki ciri khas tersendiri.

Sebelum Anda memilih unit rumah bergaya khas Jepang, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja ciri khas rumah hunian berkonsep gaya hidup Jepang di sini.

Ciri Khas Genkan Sebagai Pengganti Ruang Tamu

Berbeda dengan rumah bergaya modern maupun klasik ala Barat, rumah bergaya Jepang tidak memiliki ruang tamu. Alih-alih menyambut tamu di ruang khusus, masyarakat Jepang menyambut tamu di ruangan multifungsi yang disebut Genkan. Genkan sendiri merupakan sejenis koridor multifungsi yang wajib ada. Biasanya difungsikan untuk meletakkan sepatu serta sandal. Untuk menggantung mantel serta meletakkan payung basah juga sangat efisien ditempatkan pada Genkan.

Area yang merupakan area transisi antara bagian luar dan dalam rumah dapat dimanfaatkan sebagai display room bagi para tamu yang hadir. Area ini digunakan untuk menerima tamu dan tempat mengganti sepatu dengan sandal rumah yang dilepas sebelum menginjak lantai tatami. Dengan adanya genkan yang menyerupai foyer, genkan juga dilengkapi dengan rak atau kabinet yang disebut getabako untuk menyimpan sepatu dan berbagai furniture dekoratif lainnya seperti vas bunga, foto, dan patung nekoyama.

Ciri Khas Penggunaan Mushiko Mado

Salah satu ciri khas dari rumah bergaya Jepang adalah penggunaan pintu. Jika Anda telah akrab dengan pintu bergaya eropa dengan daun pintu yang bisa dibuka dan ditutup melalui gagang, maka rumah bergaya Jepang memiliki pintu khasnya sendiri. Disebut sebagai mushiko mado atau pintu geser khas rumah Jepang yang memiliki celah-celah kecil. Penggunaan pintu geser ini akan selalu diterapkan di dalam rumah bergaya Jepang meskipun rumah tersebut telah mengadopsi pintu gaya Barat.

Di dalam rumah Jepang yang lebih modern, Mushiko Mado digunakan sebagai pemisah antar ruang satu dengan lainnya. Beberapa jenis Mushiko Mado juga digunakan seperti misalnya pintu geser dengan celah lebih besar yang berfungsi untuk menyaring cahaya disebut sebagai Shoji yang permukaanya dilapisi oleh kertas. Penggunaan pintu geser ini menjadi salah satu ciri khas penting bagi rumah bergaya Jepang.

Ciri Khas Pencahayaan Alami dengan Ruang Terbuka Engawa

Salah satu ciri khas rumah bergaya Jepang yang dipertahankan dari ciri rumah traditional Jepang adlaah keberadaan Engawa sebagai teras rumah yang langsung menghadap ke halaman disertai dengan jendela geser terbuka memberikan pencahayaan ekstra bagi ruangan di dalamnya. Engawa adalah sebuah teras natural yang terbuat dari lantai kayu di sepanjang samping rumah. Dari engawa ini para anggota keluarga bisa menikmati view halaman rumah yang biasanya dilengkapi dengan pagar kayu serta gapura tradisional.

Kelebihan lain dari rumah minimalis gaya Jepang adalah adanya pencahayaan alami dan ruang terbuka. Ruang terbuka dipercaya oleh masyarakat Jepang memiliki aura positif sehingga keberadaanya dalam setiap rumah modern di jepang sangat diperlukan. Ruang terbuka juga menyebabkan masuknya pencahayaan alami. Pencahayaan alami ini memberikan kesan positif bagi penghuni dan pengunjung karena rumah akan terasa lebih hidup dan ceria. Ruang terbuka juga memiliki fungsi sebagai pusat pergerakan udara di dalam rumah sehingga suhu rumah akan tetap terasa sejuk meskipun suhu di luar terasa panas.

Ciri Khas Pengunaan Material Alam yang Mendominasi

Jepang memang dikenal sebagai negara yang sangat menghormati dan menghargai alam. Salah satu ciri khas dari rumah Jepang tradisional adlaah minimnya penggunaan bahan-bahan seperti besi. Beberapa rumah tradisional Jepang dikenal tidak menggunakan paku untuk menyambungkan satu rangka kayu dengan rangka lainnya, namun menggunakan persambungan khusus (special locking) yang meminimalkan penggunaan paku.

Ciri khas penggunaan material alami ini tetap dipertahankan hingga sekakarang. Penggunaan material kayu, bamboo, batu, kertas merupakan bahan yang biasa ditemui dalam rumah-rumah tadisional di Jepang. Penggunaan material alamiah tersebut yang menjadikan rumah gaya jepang begitu asri dan teduh. Kecendurungan ini jugalah yang diterapkan dalam penggunaan material untuk rumah modern di Jepang. Unsur-unsur alam akan sangat kentara ditemukan dalam rumah modern minimalis bergaya Jepang. Penggunaan material alami ini menjadikan rumah modern minimalis gaya Jepang lebih terkesan teduh dan menyejukan dibandikan dengan rumah modern minimalis lainnya.

Ciri Khas Furnitur Minimalis dan Multifungsi

Salah satu hal yang paling sering disadari oleh pengunjung rumah bergaya Jepang adalah minimnya penggunaan furniture besar seperti sofa, kursi, dan bahkan kasur. Gaya hidup minimalis dan multifungsi bagi kebanyakan masyarakat Jepang menjadi gaya hidup yang sangat digemari. Di dalam rumah bergaya Jepang, sebuah ruangan bisa berfungsi ganda dengan memanfaatkan furniture portable seperti Kasur lipat dan meja geser. Furnitur minimalis ini lah yang menjadi kelebihan tersendiri bagi rumah modern yang mengusung gaya minimalis Jepang.

Konsep furniture minimalis ini selain mampu memberikan fungsi ganda pada sebuah ruangan juga memberikan kesan luas dengan konsep space savings yang sangat kentara. Selain itu, minim furniture akan memudahkan Anda dalam melakukan perawatan sehari-hari di ruangan rumah. (ADR)

imgWAchatYuk wa